Penyebab air yang masuk menggenangi perumahan warga ternyata disebabkan air yang meluber dari aliran air pecahan Kali Setu. Hal tersebut sudah dipastikan oleh Lurah Ciganjur yang mengecek langsung ke lokasi.
"Setelah dilakukan pengecekan, ternyata bukan tanggul yang jebol. Tapi karena air yang luber," tutur Lurah Ciganjur, Muhamad Djumena saat ditemui di lokasi, Jalan Melinjo Dalam RT 06/05, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laporan sudah masuk dari pukul 14.00 WIB. Tapi warga mulai ramai melapor setengah jam kemudian," ucapnya.
Penyebab genangan air ini diketahui kemudian, karena curah hujan yang tinggi. Sehingga menyebabkan debit air tidak tertampung lagi dari aliran air.
Motor warga tak bisa masuk kompleks rumah. Foto: Jabbar/detikcom |
"Aliran air ini berasal dari pecahan Kali Setu. Karena derasnya air, jadi luber ke rumah warga," tutur Petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Jagakarsa, Rohman, di lokasi yang sama.
Ketika hadir di lokasi, Rohman langsung memberikan informasi kepada warga untuk antisipasi terhadap aliran listrik. Selain itu juga mengimbau anak-anak agar tidak tercebur di selokan.
Pantauan dari lokasi saat ini, genangan air mencapai setinggi lutut orang dewasa. Atau sekitar 30-40 cm. Banyak warga yang tidak bisa membawa masuk motornya ke dalam rumah.
Selain Djumena, sempat datang juga Camat Jagakarsa, Fidiyah Rokhim ke lokasi genangan air. Selain itu juga ada Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari dan Danramil Jagakarsa Mayor Arm Hartono. (elz/kha)












































Motor warga tak bisa masuk kompleks rumah. Foto: Jabbar/detikcom