"Yang ditahan kemarin sudah ditambah lagi, 19 ditambah 3 jadi 22 total," kata Kapolri usai menghadiri pelantikan gubernur dan wakil gubernur di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2016).
Badrodin menyebut para terduga teroris ini telah berkolaborasi antara jaringan Poso dan Suriah. Sehingga tak bisa disebut hanya satu kelompok saja.
Selain itu juga ada aliran dana yang ditelusuri oleh polisi. Polri juga telah mengantongi rekening yang bersangkutan.
"Sudah. Kalau yang ini (yang baru ditangkap) hanya Rp 900 ribu (aliran dananya)," ujar Kapolri. (idh/hri)











































