"Saya kira pilkada masih lama, too early untuk memutuskan. Masih banyak kok, kan bukan Ahok saja yang memiliki kecakapan dan kompetetensi dan kapasitas untuk memimpin Jakarta. Kita sedang menggali yang mudah-mudahan bisa kita lempar ke pasar untuk direspons publik," kata Ketua Fraksi PAN DPR Mulfachri Harahap di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (12/2/2016).
Mulfachri sepakat bahwa sebagai calon petahana Ahok juga diperhitungkan oleh partainya. Namun dia juga melihat masih banyak tokoh lain yang bisa dilirik.
"Ahok sebagai incumbent salah satu bakal calon yang kita anggap punya potensi untuk memenangkan. Di luar itu, kan banyak nama-nama lainnya ada Ridwan Kamil yang sukses walikota di Bandung sana, kemudian dari dalam juga Bima Arya walikota Bogor. Ada sejumlah nama lain yang sedang kita timbang-timbang kira-kira punya cukup kapasitas tidak untuk memimpin Jakarta yang begini kompleks," katanya.
Menurut Mulfachri saat ini partainya masih belum mengerucutkan dukungan pada satu nama. Dia mengatakan masih mengamati sosok masing-masing tokoh yang akan diusung partainya.
"Saya kira sekitar 5-6 nama yang kita timbang, belakangan ada nama Dhani kemudian ada banyaklah. Kita sedang mengamat-amati kira-kira sosok kepemimpinan yang seperti apa yang pantas untuk memimpin DKI kita tahun 5-6 tahun ke depan akan lebih berat ketimbang kali ini," pungkasnya. (tor/tor)











































