Priyo: Munas April 2016 Tentukan Masa Depan Golkar

Priyo: Munas April 2016 Tentukan Masa Depan Golkar

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jumat, 12 Feb 2016 16:58 WIB
Priyo: Munas April 2016 Tentukan Masa Depan Golkar
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Partai Golkar bakal menggelar munas pada pertengahan April 2016. Munas ini diharapkan bisa menyelesaikan konflik perpecahan Golkar dan mengantar Golkar menuju masa depan di bawah kepemimpinan yang baru.

"Munas kali ini menentukan masa depan Golkar karena munas ini akan diikuti oleh lapis generasi baru di kepemimpinan yang baru nanti. Sehingga terjadi proses regenerasi yang hebat," kata Ketua DPP Golkar Munas Riau, Priyo Budi Santoso, kepada detikcom, Jumat (12/2/2016).

Priyo mengacungi jempol Aburizal Bakrie dan Agung Laksono yang memutuskan tak maju kembali. Hal itu juga semakin menyejukkan langkah penyatuan Golkar lewat mekanisme munas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedua beliau menyatakan tidak bersedia untuk maju dan beliau berdua juga telah mencoba untuk meletakkan dasar-dasar penyelenggaraan munas yang demokratis, transparan, terbuka, dan cara-cara munas yang sehat," kata Priyo yang sebelumnya adalah Waketum Golkar hasil Munas Ancol ini.

"Saya juga apresiasi senior Golkar seperti Pak JK, Pak Akbar, dan semua pihak yang menginisiasi terjadinya munas yang diselenggarakan dalam waktu dekat ini," imbuh eks Wakil Ketua DPR ini.

Priyo kemudian memaparkan waktu pelaksanaan munas yang sempat diisukan akan berlangsung bulan Maret. "Munas akan diselenggarakan di Jakarta pada awal bulan April, mungkin minggu kedua atau ketiga. Saya mengajak semua kita untuk mengedepankan persatuan dan kita sekarang menghadapi proses yang paling menentukan masa depan Golkar ialah ikhtiar untuk menyatukan kembali puing-puing Golkar yang sempat terjadi perseteruan yang mengancam sendi-sendi kesolidan partai Golkar," ingat Priyo yang kini aktif sebagai Wakil Ketua Umum ICMI ini.

"Munas ini adalah memilih pemimpin baru dan dia harus diyakini menjadi figur yang bisa menyatukan semua elemen untuk mempersatukan dan menatap masa depan Partai Golkar sebagai partai besar di negeri ini. Saya mengajak semua elemen untuk bersopan santun, mestinya mengedepankan sopan santun dan tata krama dan perdebatan dengan cara-cara yang sehat," pungkas Priyo yang juga salah satu caketum Golkar ini.

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads