Dijanjikan Bertemu Jokowi, Ribuan Guru Honorer Mengakhiri Demo 3 Harinya

Dijanjikan Bertemu Jokowi, Ribuan Guru Honorer Mengakhiri Demo 3 Harinya

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 12 Feb 2016 16:20 WIB
Dijanjikan Bertemu Jokowi, Ribuan Guru Honorer Mengakhiri Demo 3 Harinya
Foto: Jabbar Ramdhani
Jakarta - Ribuan guru honorer dari Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) sudah 3 hari berdemo di depan Istana. Setelah dijanjikan bertemu Presiden Jokowi di waktu yang tepat, pendemo yang menuntut diangkat menjadi PNS ini pun bubar untuk selanjutnya mudik ke daerah masing-masing.

Para guru honorer meninggalkan kawasan di depan Istana, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (12/2/2016). Mereka pulang dengan bus yang diparkir di Monas. Ratusan polisi mengatur lalu lintas.

Jabbar/detikcom

Β 
Jalan Medan Merdeka Barat mengarah ke Jl MH Thamrin yang sebelumnya ditutup dan diberlakukan contraflow dari Jl Medan Merdeka Barat arah Harmoni kini dibuka. Lalu lintas lancar meski hujan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Titi P, koordinator FHK2I, mengatakan guru honorer akan dijadwalkan bertemu Presiden Jokowi tidak sampai satu bulan tepatnya setelah Presiden pulang berdinas di AS.

"Kami memahami padatnya jadwal Presiden. Tapi ada solusi, kita akan bertemu dengan Presiden menunggu jadwal yang tepat. Karena perlu diketahui, Presiden kurang paham seutuhnya tentang honorer K2. Butuh waktu yang tidak sedikit. Tapi ada waktu agar Presiden paham dengn honorer K2," kata Titi.
Jabbar/detikcom


Titi mengatakan perjuangan guru honorer ke Istana memang tidak terhingga. Bahkan ada satu anggota mereka yang meningggal.

"Ada aktivis guru honorer dalam kondisi lemah. Meninggalnya setelah demo, ketika pulang dia sakit, kemudian menutup usia. Itulah perjuangan dari kami," kata Titi.

Sebelumnya guru honorer diterima Mensesneg Pratikno pada Kamis (11/2/2016). Mereka tetap ingin bertemu dengan Presiden Jokowi.

Demo para guru honorer ini mendapat support angota Komisi II DPR Arteria Dahlan yang sejak hari pertama hadir di tengah pendemo.

"Kita pulang ke rumah masing-masing bukan tanpa hasil. Ini semua adalah awalan. Yakinlah kita akan mendapatkan hasil yang kita tuju yakni dari guru honorer K2 menjadi PNS," ujar Arteria Dahlan. Β 

(nwy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads