Sementara sebelumnya Ahok mengisyaratkan akan memperoleh dukungan dari PDIP. Lalu bagaimana PDIP DKI Jakarta menanggapi dukungan untuk Ahok tersebut?
"Itu kewenangan NasDem. Mekanisme itu mungkin memang sudah dilakukan oleh NasDem di internal mereka. Itu sah-sah saja," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Gembong Warsono saat dihubungi, Jumat (12/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau PDIP mekanismenya kan belum dijalankan. Paling April baru mulai penjaringan," ujarnya.
Gembong mengatakan, PDIP terbuka dengan semua pihak. Bahkan jika Ahok akan mengikuti penjaringan balon gubernur dari PDIP pun, pihaknya terbuka.
"Kalau Pak Ahok ikut penjaringan PDIP, kami terbuka. PDIP membuka peluang kepada siapa saja. Kan ada syaratnya, seperti satu visi dengan PDIP untuk membangun Jakarta," ujarnya.
PDIP sebelumnya mewacanakan akan menduetkan Ahok dan Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI. Ahok juga sudah memberi sinyal setuju diduetkan dengan Djarot yang kini jadi Wagub DKI itu.
(khf/van)










































