Polda Metro dan Pemprov DKI Berencana Wadahi Pembalap Liar Supaya Profesional

Polda Metro dan Pemprov DKI Berencana Wadahi Pembalap Liar Supaya Profesional

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 12 Feb 2016 13:08 WIB
Polda Metro dan Pemprov DKI Berencana Wadahi Pembalap Liar Supaya Profesional
ilustrasi (Foto: Rangga Rahadiansyah)
Jakarta - Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI akan mewadahi pembalap liar di Jakarta agar menjadi positif. Nantinya, para pembalap liar yang berbakat akan dilatih untuk menjadi pembalap profesional.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Valentino Tatareda mengatakan, pihaknya menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang memang memiliki kompetensi dalam ajang balapan.

"Justru itu maksud kita seperti itu, jadi arahnya itu-karena IMI ini kan wadahnya seperti itu- jadi arahnya seperti itu yang berbakat itu jadi atlet ada potensiย  arah sana, itu maksud positifnya," ujar Valentino kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Valentino mengatakan, dengan mewadahi balapan liar ini untuk mengarahkan para pembalap jalanan ke arah yang lebih positif. Sebab, upaya membubarkan balapan liar di Jakarta tidak akan pernah selesai.

"Ya kita bisa saja tindak setiap hari tapi tidak ada habis-habisnya. Dari tahun berapa coba itu," imbuhnya.

Valentino mengatakan, ini baru merupakan sebatas wacana. Pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut untuk membahas bagaimana konsep dalam balapan tersebut bersama Pemda DKI dan IMI.

"Balap liar masih dalam tahapan rapat terutama dengan Pemda DKI dan IMI. Dari Ditlantas Polda Metro Jaya sesuai arahan Pak Kapolda, memang kita minta dari IMI yang memang sudah menjadi wadah dalam balapan resmi dan mereka kan memang sudah profesional," jelas Valentino.

Ia menambahkan, pihak IMI saat ini masih mendiakusikan format dan konsep balapan seperti apa yang akan dipakai nantinya.

"Sehingga ini (konsepnya) biar dari IMI yang jadi panitianya. Formatnya seperti apa,ย  bagaimana yang sesuai dengan yang dikehendaki pembalap liar," tutupnya.

(mei/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads