"Informasi ini menyejukkan kita. Kalau memang tidak teken, bisa saja suara kita ke dia. Tapi kalau pernyataan itu ada, saya tidak mau pilih dia," kata Ridwan Bae saat dihubungi, Jumat (12/2/2016).
Ridwan menuturkan bahwa dia dan DPD II di Sultra memiliki total 18 suara dan itu bisa untuk Akom. Soal informasi yang lalu tentang Ade meneken pernyataan tidak akan maju sebagai ketum saat akan jadi ketua DPR, Ridwan mengaku juga hanya mendengar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berarti informasi yang saya dengar di NTB keliru," sambung Ridwan.
Sebelumnya, Akom mengatakan bahwa dia memang meneken pernyataan di hadapan Ketum Golkar Aburizal Bakrie saat akan maju sebagai ketua DPR. Pernyataan itu berisi Akom tidak akan menginisiasi Munas Golkar.
"Tidak. Tidak benar itu. Yang jelas, saya punya komitmen. Pada saat itu dimintakan oleh rapat dan ARB menyampaikan bahwa saya tidak boleh menginisiasi munas dan saya patuhi itu," kata Akom di Gedung DPR, Kamis (11/2).
Hingga saat ini Golkar belum menentukan waktu pasti pelaksanaan munas. Kisarannya ada di bulan Maret atau April. (imk/tor)











































