Mahasiswa Jakarta-Banten Terus Desak SBY Turunkan BBM
Rabu, 09 Mar 2005 17:39 WIB
Jakarta - Sebanyak 18 elemen mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Mahasiswa Jakarta Raya (Lima Jaya) dan Banten menolak kenaikan harga BBM dan menuntut dibatalkannya kebijakan tersebut saat ini juga.Apabila dalam 30 hari setelah kenaikan, pemerintah tidak mengindahkan apirasi tersebut, mereka menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla beserta jajaran kabinetnya untuk turun dari tampuk kekuasaan.Mereka melakukan orasi di depan Istana Kepresidenan, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu, (9/3/2005), dan membentangkan spanduk yang bertuliskan 'batalkan kenaikan harga BBM'. Mereka juga menyebutkan dana kompensasi BBM sangat tidak jelas dan meminta Pertamina diaudit. Mereka juga menyesalkan SBY yang membuat kebijakan kontroversial tersebut.Dalam aksi tersebut, mereka sempat meminta polisi yang berjaga untuk duduk bersama mereka. Pihak aparat kemudian mengikuti keinginan mereka.Untuk pengamanan aksi ini, aparat kepolisian menurunkan sekitar 4 SSK atau sekitar 400 aparat dari Polres Jakarta Pusat dan Polda.Lima Jaya antara lain terdiri dari BEM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, BEM Trisaksi, BEM Uhamka, BEM Jayabaya, dan BEM STIE Perbanas.
(umi/)











































