Foto Rosida di dalam gerobak menyebar di media sosial, hingga sampai kepada komunitas lovepink, yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan turun membantu.
"Alhamdulillah sudah ada perawatan dari RS untuk Ibu Rosida. Dengan itu saja saya sudah bersyukur. Harapannya Ibu Rosida bisa kembali sehat," terang sepupu Rosida, Muchsin yang ditemui di RS Dharmais, Kamis (11/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dari Jatiasih, Bekasi langsung ke Cibinong. Kemudian ikut mengantar sampai ke rumah sakit bersama adiknya itu. Saya sudah bersyukur sekali, berterima kasih sekali sudah dirawat di rumah sakit. Alhamdulilah sudah sampai sejauh ini. Berterima kasih juga kepada lovepink.org yang sudah mengusahakan pengobatan," jelas dia. Rosida sudah beberapa hari ini mendapat penanganan di RS Dharmais.
Muchsin tidak tahu pasti kapan sepupunya Rosida terkena kanker payudara. Dia sendiri mendapat kabar setelah dibawa ke rumah sakit. Dia juga tidak tahu soal Rosida diusir pemilik kontrakan dan ditempatkan di gerobak. Muchsin tinggal di Bekasi.
"Saya juga prihatin mendapat kabar kalau ibu Rosida tinggal di gerobak karena sudah tidak boleh lagi tinggal di kontrakan karena sakitnya itu sudah menimbulkan bau yang tidak sedap. Ya, walaupun sebenarnya kanker bukan penyakit menular, tapi mungkin membuat tidak nyaman orang lain karena menimbulkan bau yang tidak sedap itu," tutup dia yang baru saja mengurus BPJS untuk Rosida.
detikcom sudah berupaya menemui ibu Rosida, namun belum diperkenankan. Rosida tengah dalam perawatan. Di depan ruangannya ada satpam yang berjaga. (dra/dra)











































