"Hasil autopsi sudah keluar tadi pagi, sudah kami terima hasil resminya. Dari hasil dokter forensik saat dicek, baik tersangka dan korban duburnya normal semua, tidak ada kerusakan," terang Kapolres Depok Kombes Dwiyono kepada detikcom, Kamis (11/2/2016).
Tidak hanya itu, tim Labfor juga melakukan swipe terhadap korban dan tersangka. "Dari hasil swipe tidak ditemukan sperma di tubuh atau pun pakaian baik pada korban maupun tersangka," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil tim psikologi menyatakan yang bersangkutan itu inkonsistensi, kedua dia normal atau tidak ada disorientasi seksual," jelasnya.
Sebelumnya Begeng menculik korban seusai pulang sekolah di SD Negeri di Beji, Depok pada Sabtu (6/2) siang lalu. Korban dibawa ke rumah Begeng di Jl H Albaido, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.
Begeng lalu menghabisi nyawa korban dengan cara membekapnya dengan bantal. Korban kemudian disembunyikan di kamar mandi rumahnya.
Polisi menggerebek dan menangkap Begeng di rumahnya pada Minggu (7/2) dini hari. Tetapi sayang, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
(mei/rvk)











































