Ini Alasan Garuda Kembali ke Surabaya Usai 'Nyaris Tabrakan' dengan Lion

Ini Alasan Garuda Kembali ke Surabaya Usai 'Nyaris Tabrakan' dengan Lion

Niken Widya Yunita - detikNews
Kamis, 11 Feb 2016 15:06 WIB
Ini Alasan Garuda Kembali ke Surabaya Usai Nyaris Tabrakan dengan Lion
Ilustrasi (Dikhy Sasra/detikcom)
Jakarta - Garuda Indonesia GA 340 Surabaya-Denpasar 'nyaris tabrakan' dengan Lion Air JT 960 Bandung-Denpasar di langit Bali pada Rabu (10/2/2016) pukul 14.00 WITA. Garuda akhirnya memutuskan kembali lagi ke Bandara Juanda Surabaya dan setelah itu terbang lagi ke Denpasar.

Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyatakan, Garuda memutuskan kembali lagi ke Bandara Juanda karena cuaca semakin buruk. Sedangkan Lion Air akhirnya berhasil mendarat di Bandara Ngurah Rai.

"Garuda kebagian urutan berikutnya untuk turun (landing di Bandara Ngurah Rai). Tapi karena cuaca semakin buruk akhirnya Garuda harus divert," ujar Wisnu ketika dihubungi, Kamis (11/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Garuda dan Lion Air 'Nyaris Tabrakan' di Langit Bali, ini Penjelasan AirNav

Menurut Wisnu, Garuda kembali terbang ke Denpasar setelah cuaca baik. Wisnu menegaskan, Garuda kembali ke Surabaya bukan karena 'nyaris tabrakan' dengan Lion.

"Divert itu karena cuaca semakin buruk, itu hal yang umum dan bukan sesuatu yang luar biasa," kata Wisnu.

Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono


Sebelumnya, Wisnu menyatakan peristiwa Garuda dengan Lion Air tersebut bukan nyaris tabrakan. Pesawat hanya terlihat berdekatan karena menunggu landing ke Bandara Ngurah Rai akibat cuaca buruk.

"Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar). Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet," ujar Wisnu. (nwy/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini