Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyatakan, Garuda memutuskan kembali lagi ke Bandara Juanda karena cuaca semakin buruk. Sedangkan Lion Air akhirnya berhasil mendarat di Bandara Ngurah Rai.
"Garuda kebagian urutan berikutnya untuk turun (landing di Bandara Ngurah Rai). Tapi karena cuaca semakin buruk akhirnya Garuda harus divert," ujar Wisnu ketika dihubungi, Kamis (11/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Wisnu, Garuda kembali terbang ke Denpasar setelah cuaca baik. Wisnu menegaskan, Garuda kembali ke Surabaya bukan karena 'nyaris tabrakan' dengan Lion.
"Divert itu karena cuaca semakin buruk, itu hal yang umum dan bukan sesuatu yang luar biasa," kata Wisnu.
Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono |
Sebelumnya, Wisnu menyatakan peristiwa Garuda dengan Lion Air tersebut bukan nyaris tabrakan. Pesawat hanya terlihat berdekatan karena menunggu landing ke Bandara Ngurah Rai akibat cuaca buruk.
"Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar). Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet," ujar Wisnu. (nwy/dra)











































Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono