Soal Stiker LGBT, Menkominfo: LINE Harus Hormati Budaya Indonesia!

Soal Stiker LGBT, Menkominfo: LINE Harus Hormati Budaya Indonesia!

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Rabu, 10 Feb 2016 19:38 WIB
Soal Stiker LGBT, Menkominfo: LINE Harus Hormati Budaya Indonesia!
Foto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET
Jakarta - Menkominfo Rudiantara sudah mengetahui stiker bertemakan LGBT menyebar di layanan pesan instan LINE. Rudiantara meminta agar LINE menghormati budaya Indonesia yang kental dengan adat ketimuran.

"Mereka harus menghormati apapun budaya kita, apapun regulasi setempat," kata Rudi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (10/2/2016).

Rudi pun sudah menyerahkan hal ini kepada tim panel. Tim panel nantinya yang akan menentukan sanksi yang pantas diberikan kepada LINE.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah minta dibahas di panel. Tunggu panel ahli kan, kan ada anggotanya dari KPAI, dari para ahli kan ada panel pornografi, ada panel Sara, panel perlindungan anak, panel terorisme, panel perjudian sampai pada panel hak kekayaan intelektual. Panel yang membahas isu-isu konten-konten itu. Kalau panel sudah membahas dan memutuskan diblok ya diblok," jelasnya.

Lalu, kira-kira sanksi apa yang bisa diberikan kepada LINE?

"Ada yang sifatnya aturan, ada yang sifatnya konvensi. Kalau aturan ya mereka harus mengikuti apapun aturannya. Kalau konvensi kita bisa sampaikan kepada mereka bahwa ini tidak sesuai dengan budaya kita kalau memang diputuskan oleh panel demikian ya nggak papa kita sampaikan saja," tutur Rudi.


Stiker yang jadi sorotan dibuat oleh AMSTICKERS, judulnya "Love is Love". Stiker itu dijual di "Sticker Shop LINE", harganya 50 koin mata uang LINE.

Stiker itu menggambarkan dua orang pria yang mesra dalam berbagai ekspresi, berpelukan, cium pipi, hingga yang paling ekstrem cium bibir. Stiker ini ramai disebar di grup-grup chatting dan jadi pembahasan hangat.

LINE Indonesia sudah menyatakan akan menarik stiker itu.


(kha/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads