Seorang warga yang berkantor tak jauh dari lokasi kejadian, Loudy, menceritakan sempat mendengar suara ledakan keras saat pesawat jatuh sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, dia berjarak 200 meter dari TKP.
"Suaranya kencang sekali. Kaca kantor saya sampai bergetar. Sekarang listrik padam," kata Loudy saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (10/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dok. Polresta Malang |
Berselang 10 menit setelah ledakan, Loudy mendatangi lokasi pesawat jatuh. Dia langsung mengarah ke bagian belakang rumah Mujianto melalui gang sempit. Dia sempat memotret puing-puing rumah saat belum banyak petugas, lalu mempostingnya ke media sosial.
"Saya cuma melihat puing-puing di belakang. Jenazah nggak kelihatan," terangnya.
Bagian depan rumah Mujiono (foto: Aminuddin) |
Setelah beberapa menit di lokasi, Loudy kembali ke kantor. Saat itu, polisi dan ambulans TNI AU berdatangan. Garis polisi kemudian dipasang lalu jalanan ditutup.
"Sampai sekarang jalanan masih ditutup," ucapnya saat dihubungi ukul 13.40 WIB.
Foto lain soal penampakan puing lokasi datang dari pembaca detikcom, Kus , yang mendapat foto dari Polresta Malang. Begini penampakannya.
![]() Reruntuhan di rumah (M Aminuddin) |
Reruntuhan di Malang |












































dok. Polresta Malang
Bagian depan rumah Mujiono (foto: Aminuddin)
Reruntuhan di Malang