KPK Diminta Kawal Munas Golkar, ini Kata Bamsoet

KPK Diminta Kawal Munas Golkar, ini Kata Bamsoet

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 10 Feb 2016 13:13 WIB
KPK Diminta Kawal Munas Golkar, ini Kata Bamsoet
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Ketua DPP Golkar Agun Gunandjar yang berniat maju sebagai caketum menantang calon lainnya untuk uji publik dengan pantuan KPK. Tim sukses Ade Komarudin menilai mekanisme itu tidak ada urgensinya.

"Kita bukan mencalonkan presiden yang butuh dukungan publik, tidak ada urgensinya untuk uji publik," kata Bambang Soesatyo yang merupakan tim sukses Ade Komarudin, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2016).

Tetapi, Bambang menambahkan bahwa bukan berarti pria yang akrab disapa Akom itu takut menghadapi uji publik. "Akom tidak takut uji publik, tidak masalah," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal yang sama juga diungkapkan Bambang terkait wacana KPK mengawasi politik uang di Munas Golkar. Menurutnya, KPK punya banyak pekerjaan yang lain.

"Saya meyakini KPK masih banyak perkerjaannya. Kalau masih ada sisa pekerjaan, silakan menguliti," ucap Ketua Komisi III ini.

Menurut Bambang, urusan partai politik tidak akan merugikan negara. "Ya sejauh KPK memiliki waktu untuk cawe-cawe urusan parpol," imbuhnya.

Sebelumnya, Agun mengatakan bahwa mekanisme pemilihan ketum Golkar harus dipastikan transparan, akuntabel, dan bebas dari politik uang. Ada beberapa cara yang diusulkan Agun, salah satunya terkait uji publik untuk caketum.

"Melibatkan KPK dan ada uji publik melalui debat kandidat atau melalui survei," ujar Agun saat dihubungi. (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads