"Kita bukan mencalonkan presiden yang butuh dukungan publik, tidak ada urgensinya untuk uji publik," kata Bambang Soesatyo yang merupakan tim sukses Ade Komarudin, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2016).
Tetapi, Bambang menambahkan bahwa bukan berarti pria yang akrab disapa Akom itu takut menghadapi uji publik. "Akom tidak takut uji publik, tidak masalah," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya meyakini KPK masih banyak perkerjaannya. Kalau masih ada sisa pekerjaan, silakan menguliti," ucap Ketua Komisi III ini.
Menurut Bambang, urusan partai politik tidak akan merugikan negara. "Ya sejauh KPK memiliki waktu untuk cawe-cawe urusan parpol," imbuhnya.
Sebelumnya, Agun mengatakan bahwa mekanisme pemilihan ketum Golkar harus dipastikan transparan, akuntabel, dan bebas dari politik uang. Ada beberapa cara yang diusulkan Agun, salah satunya terkait uji publik untuk caketum.
"Melibatkan KPK dan ada uji publik melalui debat kandidat atau melalui survei," ujar Agun saat dihubungi. (imk/tor)











































