Agung: Caketum Golkar Jangan yang Terlibat Konflik, Sebaiknya Pengurus Daerah

Agung: Caketum Golkar Jangan yang Terlibat Konflik, Sebaiknya Pengurus Daerah

Ferdinan - detikNews
Rabu, 10 Feb 2016 08:53 WIB
Agung: Caketum Golkar Jangan yang Terlibat Konflik, Sebaiknya Pengurus Daerah
Agung Laksono dan Aburizal Bakrie/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Waketum Golkar hasil Munas Riau Agung Laksono menyebut calon ketum Partai Golkar sebaiknya tidak berasal dari pengurus pusat yang sempat terlibat dalam perselisihan kepengurusan. Agung berharap muncul calon ketum yang berasal dari pengurus daerah.

"Ada juga harapan ketum yang akan datang dalam rangka memperkuat Golkar sebaiknya bukan mereka yang telibat persoalan bukan orang pusat tapi ke daerah. Ini mungkin saatnya bagi ketua daerah untuk maju, sebaiknya dari daerah," kata Agung Laksono saat dihubungi detikcom, Rabu (10/2/2016).

Agung menegaskan calon ketum yang maju harus memenuhi syarat PDLT yaitu prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela. Tidak ada batasan soal usia bagi kader yang berniat maju.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang ada harapan regenerasi. Untuk melakukan regenerasi karena itu saya dengan Pak Ical tidak maju lagi tapi mempersilakan yang muda maju. Tapi AD/ART tidak ada larangan umur, tidak ada larangan merangkap menteri atau merangkap pimpinan DPR atau merangkap jabatan lain. Tapi dituntut regenerasi dan fokus pada penguatan dan pengembangan partai," imbuhnya.

Terkait panas internal jelang Munas, Agung juga berharap para kandidat calon merangkul tim sukses dari dua kepengurusan yang sempat berselisih yakni hasil Munas Ancol dan Munas Bali.

"Kandidat yang pintar melihat situasi dalam merekrut timses, tidak mencerminkan satu kubu tapi harus merangkul semua," tegas Agung.

(fdn/fdn)


Berita Terkait