Tim gabungan Subdit Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur memastikan Dedy Widyanarko (23) yang jasadnya ditemukan di Jl Inspeksi Cakung Drain, Cakung, Jaktim, Sabtu (6/2) lalu merupakan korban perampokan.
"Korban dirampok. Ada mobilnya Nissan Grand Livina yang hilang," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (10/2/2016).
Krishna menduga, korban dieksekusi di tempat lain. Namun kemudian mayatnya dibuang di lokasi tersebut. Korban sendiri diketahui tinggal di Kalideres, Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban tewas yang ditemukan dengan tangan terikat di Cakung (Dok. Kepolisian) |
Korban ditemukan tewas mengenaskan di Jl Inspeksi Cakung Drain RT 01/09 Kelurahan Cakung Barat, Cakung, Jaktim pada Sabtu (6/2) dini hari lalu. Saat ditemukan, kondisi kedua kaki dan tangan korban terikat, sementara kepalanya tertutup sarung helm.
Saat ditemukan, korban menggunakan celana jins warna biru dan baju kaos cokelat tua bertuliskan "From humble beginnings come great things". Terdapat luka benda tumpul di kepala dan wajah korban, sementara pada bagian rusuk kanannya terdapat luka benda runcing berbentuk gerigi.
Saat ditemukan di TKP, tidak ada identitas yang melekat pada korban. Dari hasil identifikasi dan pengecekan sidik jari melalui data base e-KTP korban diketahui bernama Dedy Widyanarko.












































Korban tewas yang ditemukan dengan tangan terikat di Cakung (Dok. Kepolisian)