"Enggak pernah, saya enggak tahu itu," kata Dita saat dihubungi, Selasa (9/2/2016).
Soal KTA itu, Dita mengaku tidak tahu menahu. Sebelumnya, dia memang disebut sebagai kader NasDem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dari foto yang diperoleh detikcom, Kamis (4/2/2016), ada salinan KTA dengan nama Dita Aditia Ismawati. Ada pula data diri dengan kartu bernomor 045907.03.03.02.01.2009.
KTA itu ditandatangani DPC PDIP Kota Jakarta Selatan dengan Boy Sadikin sebagai ketua. Saat dikonfirmasi, Boy membenarkan salinan KTA tersebut.
"Benar. Dilihat dari KTA-nya, (jadi kader) sejak 2009," kata Boy saat dikonfirmasi, Kamis (4/2/2016).
Dia mengatakan bahwa Dita merupakan kader biasa dan bukan pengurus. Soal Dita yang kemudian mengaku sebagai kader NasDem DKI, Boy mengungkapkan bahwa sejak itu Dita tidak diakui lagi sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih.
"Sesudah Dita mengaku sebagai kader dan pengurus Nasdem, dia gugur sebagai kader PDIP," ujar ketua DPD PDIP DKI ini.
Sebelumnya, Sekretaris DPW NasDem DKI Wibi andrino mengatakan bahwa Dita adalah bagian dari NasDem. Tidak hanya simpatisan, melainkan pengurus.
"Dia kader NasDem, baru diangkat jadi pengurus DPW DKI NasDem biro perempuan dan anak," kata Wibi.
Dita mengaku dianiaya Masinton saat dijemput di Camden Bar, Cikini pada 21 Januari 2016 lalu. Namun, hal ini dibantah oleh Masinton.
(imk/fdn)











































