Turis Gerhana Booking Habis Hotel Berbintang di Palu

Gerhana Matahari Total di Indonesia

Turis Gerhana Booking Habis Hotel Berbintang di Palu

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Selasa, 09 Feb 2016 18:11 WIB
Turis Gerhana Booking Habis Hotel Berbintang di Palu
Ilustrasi: Zaki Alfarabi
Jakarta -

Gerhana matahari total masih 28 hari lagi, namun hampir tak ada kamar hotel berbintang di Palu yang tersedia untuk 9 Maret 2016. "Hotel-hotel berbintang mayoritas sudah penuh, (penyewanya) sudah membayar booking fee," kata Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Palu, Herlina, kepada detikcom, Selasa (9/2/2016).

Herlina mengatakan, pihaknya memperkirakan ada 5.000 wisatawan asing akan datang ke Palu buat menyaksikan gerhana matahari total. Turis gerhana itu antara lain berasal dari China, Jepang, dan Amerika Serikat.

Penyambutan turis asing dan juga lokal, kata Herlina, sudah dimulai dari bandara. Pemkot Palu menyiapkan musik tradisional di bandara sejak tiga hari sebelum gerhana. 

Pusat festival gerhana di Palu akan ada di Jembatan Kuning. Pemkot mengadakan karnaval busana tradisional.  Akan ada juga karnaval dokar hias. 

Dokar juga akan tersedia bagi wisatawan yang ingin berkeliling kota. "Wisatawan membayar sendiri kepada pemilik dokar untuk rute dari Teluk Palu hingga kampung nelayan," ujarnya.

Berbagai kesenian tradisional dan kuliner khas Palu juga bisa dinikmati wisatawan. Turis gerhana yang datang ke Palu juga bisa melihat tarian kolosal masyarakat pesisir Suku Kaili dan tarian persahabatan Suku Mori.

Herlina menyatakan, kotanya siap menyambut turis gerhana. "Kami akan menyambut tamu dengan sebaik-baiknya," ujanrya. "Harapannya, setelah momen ini mereka bisa kembali dan makin banyak yang (berwisata) ke Palu."

Palu adalah salah satu kota yang dilintasi gerhana matahari total pada 2016. Gerhana bergerak dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara, lalu berakhir di Samudera Pasifik. 

Setiap daerah yang dilintasi gerhana matahari total memang diminta menyiapkan diri dan gencar mempromosikan acaranya. Kementerian Pariwisata yang sudah mempromosikan gerhana sejak dua tahun lalu menargetkan ada lima juta wisatawan domestik dan 100 ribu turis asing yang datang menyaksikan fenomena alam yang langka tersebut.

(okt/okt)


Berita Terkait