Jakarta -
Wakil Ketua MPR dari Golkar Mahyudin berharap Munas Golkar benar-benar mengakhiri konflik 'partai beringin'. Ketua bidang organisasi dan daerah DPP Golkar Munas Riau ini kini sedang mempersiapkan penyelenggaraan Munas yang bakal jadi torehan sejarah islah Golkar.
"Persiapannya kita mulai rapat-rapat membahas langkah-langkah kebijakan untuk mempersiapkan munas sebaik-baiknya yang nantinya bisa diterima, legitimate, dan bisa menyatukan seluruh kepentingan, dan bisa mengakhiri konflik berkepanjangan di internal partai Golkar," kata Mahyudin dalam pesan singkat kepada detikcom, Selasa (9/2/2016).
Menjelang Munas Golkar, Mahyudin punya tugas berat mempersiapkan perhelatan pemilihan ketum Golkar tersebut. Yang cukup rumit adalah menata daerah sebelum Munas digelar pada April atau Mei mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus bidang saya, sesuai keputusan Menkum HAM, yang mengembalikan kepengurusan Riau, di mana saya sebagai ketua organisasi dan daerah, akan mengkaji, menata dan membenahi permasalahan-permasalahan organisasi partai Golkar, terutama menyangkut keabsahan kepengurusan Partai Golkar seluruh Indonesia, baik itu DPD I maupun DPD II, karena ini menyangkut kepesertaan munaslub yang akan diselenggarakan. Kita tidak ingin terjadi ada kecacatan hukum pada munaslub yang akan kita selenggarakan," katanya.
Dia menginstruksikan jajaranDPP Golkar untuk kembali ke pos masing-masing. Sehingga tidak ada lagi kegaduhan politik menjelang munas.
(van/tor)