"Iya (membantah-red). Tetapi itu tidak masalah bagi kami. Seorang tersangka boleh saja mengelak," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada detikcom, Selasa (9/2/2016).
Baca juga: Kisah Jessica Jalani Rekonstruksi di Kafe Olivier
Tidak hanya pada saat di-BAP, Jessica juga menolak mereka ulang adegan dalam rekonstruksi kedua yang digelar penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Rekonstruksi kedua itu digelar berdasarkan fakta-fakta dan kesesuaian keterangan saksi-saksi.
"Banyak gerakan-gerakan yang ditolak, dan itu kunci bagi kami," imbuh Krishna.
Beberapa waktu lalu mengatakan, ada 300 kasus soal racun di dunia dan rata-rata pelaku yang meracuni membantah. "98 Persen pelaku racun tidak mengaku," ujar Krishna beberapa waktu lalu.
Kembali ke soal rekonstruksi, Minggu (7/2) lalu, Krishna tidak menyebutkan adegan apa saja yang ditolak direkonstruksi oleh Jessica. Tetapi, pengacaranya, Yudi Wibowo Sukinto mengatakan ada satu adegan yang ditolak Jessica yakni di mana ada keterangan karyawan Kafe Olivier yang mengatakan bahwa Jessica berkata "dicampur apa kopinya", pada saat Mirna kolaps.
Baca juga: Selain Adegan Tuangkan Racun, Jessica Juga Tolak Keterangan Karyawan Kafe
(mei/miq)











































