"(Pelaku) Dihukum sewajar-wajarnya saja. Sepantas-pantasnya hukum buat dia karena berapa nyawa yang dia hilangkan," kata ibunda Zulkahfi, Nurhayati, saat diwawancarai di rumah duka, Jalan KH Ahmad Dahlan RT 03 RW 01, Kampung Petir, Cipondoh, Tangerang, Senin (8/2/2016).
Nurhayati mengatakan, keluarganya menyesalkan tak ada keluarga pengemudi Fortuner maut, yakni Riki Agung Prasetio (24) yang datang menunjukkan belasungkawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulkahfi Rahman dan Nur Aini meninggalkan seorang anak laki-laki bernama Mohamad Yasar Karim. Usianya masih 4 tahun. "Nanti keluarga yang akan mengurus," ucap Nurhayati.
Zulkahfi dan istrinya dikenal sebagai pribadi yang baik. Mereka tak pernah mau merepotkan keluarga.
"Kalau mereka ada masalah mending mereka pendam sendiri. Bahkan kalau mereka ada rezeki sedikit malah dibagi-bagi dengan membelikan makanan untuk keluarga," ujar Nurhayati.
"Zul ini kerja sebagai sopir di Indovision. Dia shift jam 22.00-07.00. Lalu selebihnya jadi ojek (Driver Go-Jek)," sambungnya.
Kakak Nur Aini, Nur Aisyah (30) saat diwawancarai di rumah duka berkata, keluarga sejak awal sudah punya firasat tak enak saat Zulkahfi Rahman dan Nur Aini berangkat dari rumah untuk beraktivitas. Saat coba ditelepon ke handphone Zulkahfi, mereka pun terpukul mendengar kabar duka.
"Ditelepon ke nomor Zul tapi malah yang ngangkat telepon itu polisi. Polisinya bilang bahwa Zul kecelakaan dan meninggal di tempat. Saat itu istrinya Nur Aini masih hidup, tapi belum sempat dibawa ke rumah sakit sudah meninggal duluan juga," jelas Nur Aisyah.
Keluarga tak punya firasat sebelumnya atas peristiwa malang ini.
"Kalau kami dari keluarga tidak terlalu merasakan. Tapi kemarin sore, teman-temannya Nur Aini yang juga tetangga dekat rumahnya mereka di BBM Aini. Isinya Aini minta maaf kalau ada salah," ucapnya.
Kecelakaan nahas ini terjadi di Jl Daan Mogot KM 15, Kalideres, Jakarta Barat pukul 04.10 WIB. Fortuner dengan nopol B 201 RFD hilang kendali dan menabrak.
Zulkahfi Rahman dan istrinya Nur Aini yang tengah menaiki sepeda motor pun tewas. Sementara dua penumpang Fortuner tersebut Tatang Satriana (40) dan Evi Riyanti juga tewas di tempat.
Pengemudi Fortuner maut tersebut Riki Agung Prasetio (24) sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Dia kini ditahan di sel tahanan Satlantas Jakarta Barat dan diancam pasal berlapis. (hri/hri)











































