Bandara dan Pelabuhan di Bali Ditutup Saat Perayaan Nyepi
Rabu, 09 Mar 2005 14:23 WIB
Denpasar -
Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padang Bai ditutup saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1927. Penutupan Bandara Ngurah Rai mulai Jumat (11/3/2005), pukul 06.00 Wita-Sabtu (12/3/2005), pukul 06.00 Wita. "Bandara dan perusahaan penerbangan tidak akan melakukan kegiatan penerbangan ke dan dari Denpasar kecuali emergency," ujar Kepala PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Adi Ngadiri yang dihubungi detikcom, Rabu (9/3/2005). Dikatakan Adi, pihaknya telah menyebarkan surat edaran kepada Bandara Ngurah Rai dan seluruh perusahan penerbangan. Isinya agar tidak melakukan kegiatan saat Hari Raya Nyepi. Ia menambahkan, pesawat yang terbang di atas 41.000 kaki diizinkan melintasi wilayah Bali. Penerbangan itu tidak akan mengganggu umat Hindu karena suara tidak akan terdengar, bahkan pesawat tidak kelihatan. Sementara, General Manager PT Garuda Indonesia Bali Kriston Rasmanto mengungkapkan pihaknya tidak akan melakukan pergerakan orang dan kendaraan sejak Jumat, pukul 05.30 Wita-Sabtu, pukul 06.00 Wita. Garuda tidak akan mengoperasikan pesawat dari Denpasar ke Jakarta, Sabtu, pukul 06.30 Wita. "Kita telah menginformasikan kepada seluruh cabang Garuda di berbagai negara untuk tidak melakukan kegiatan (dari dan ke Denpasar) selama penutupan," jelasnya. Selain bandara, pintu masuk ke Bali melalui pelabuhan juga ditutup. Aktivitas dari Ketapang ke Gilimanuk ditutup Kamis, pukul 23.00 Wita-Sabtu pukul 05.30 Wita. Sedangkan aktivitas dari Gilimanuk ke Ketapang ditutup Jumat, pukul 05.00 Wita-Sabtu, pukul 05.30 Wita.
(rif/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































