"Kita mau lakukan tes urine siang ini," ujar Kanit Laka Lantas Satlantas Jakbar, AKP Rahmat Dalizar, saat ditemui di kantornya, Jl Daan Mogot, Senin (8/2/2016).
Rahmat mengatakan, tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah Riki mengemudikan mobilnya dalam keadaan sadar atau terpengaruh obat-obatan terlarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, saat dikonfirmasi terpisah mengatakan pihaknya juga akan mendalami kasus kecelakaan tersebut.
"Kami masih lakukan pendalaman, mengenai dia apakah dalam keadaan sadar atau di bawah pengaruh alkohol atau obat kami belum bisa menyimpulkan. Tunggu hasil tesnya keluar," ucap Budiyanto.
(edo/rvk)











































