Mira Bunuh Bayinya di Cipayung karena Takut Dimarahi Orang Tua

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 08 Feb 2016 04:08 WIB
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Mira alias Putri (18) tega membeka bayinya hingga tewas lalu membuangnya di semak-semak di Jalan Binamarga, Cipayung, Jaktim. Takut dimarahi orang tuanya menjadi alasan Mira untuk membuang bayi tersebut.

"Diduga bayi tersebut hasil hubungan gelap karena pelaku sendiri belum menikah. Dia takut ketahuan oleh orangtuanya kalau dia hamil dan melahirkan bayi," ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Husaima kepada detikcom, Minggu (7/2/2016) malam.

Menurut Husaima, selama pelaku hamil, orangtuanya tidak mengetahuinya. Badannya pelaku yang gemuk membuat orangtua tidak pernah menyadari jika pelaku hamil.

"Karena yang bersangkutan tidak pernah menikah. Lagipula badannya gemuk sehingga tidak tampak seperti orang hamil," tambahnya.

Pelaku melahirkan bayinya di rumahnya di Jalan Binamarga, Cipayung, Jaktim pada tanggal 29 Desember 2016 sekitar pukul 08.00 WIB. Karena panik mendengar tangisan sang bayi saat terlahir ke dunia, pelaku lalu membekap bayi perempuannya itu dengan tangannya selama lima menit hingga akhirnya tewas.

"Dia melahirkan sendiri di kamar di rumahnya tanpa dibantu siapa-siapa," cetusnya.

Keesokannya, pelaku membawa bayi itu pergi dari rumahnya dengan dibungkus kain dan dinasukkan ke dalam sebuah tas. Setelah itu, pelaku menuju ke rumah temannya di kawasan Ciracas, Jaktim.

"Sebelum dibuang ke TKP, pelaku menyimpan mayat korban di sebuab gudang yang terletak di dekat rumah pelaku," cetusnya.

Pelaku kemudian dibantu dua orang teman perempuannya, membuang bayi tersebut di Jl Arta Kencana, Cipayung, Jakarta Timur, pada tanggal 30 Desember 2015 malam di tempat bersemak-semak.

(mei/dnu)