Berbaju Tahanan dan Pakai Sandal, Penampakan Jessica Rekonstruksi di Olivier

Berbaju Tahanan dan Pakai Sandal, Penampakan Jessica Rekonstruksi di Olivier

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 07 Feb 2016 10:24 WIB
Berbaju Tahanan dan Pakai Sandal, Penampakan Jessica Rekonstruksi di Olivier
Jessica Kumala Wongso menjalani rekonstruksi di Kafe Olivier Grand Indonesia, Minggu (7/2/2016). Foto: Istimewa
Jakarta - Tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, menjalani rekonstruksi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Jessica memperagakan sejumlah rangkaian kejadian yang terjadi pada hari kematian Mirna, 6 Januari 2016, usai meminum es kopi yang mengandung sianida.

Di Olivier, Jessica mengenakan baju tahanan warna oranye lengkap dengan papan nama sebagai tersangka. Jessica mengenakan celana selutut dan sandal jepit.

Rekonstruksi dipimpin Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan dan juga dihadiri pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto.
Wartawan dan warga melihat rekonstruksi dari jarak jauh/Hasan Al Habsy-detikcom

Ada 2 versi rekonstruksi yang akan dijalani Jessica yakni berdasarkan keterangan Jessica dan penyidik. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menyebut rekonstruksi dua versi dilakukan karena Jessica dalam pemeriksaan memberikan keterangan yang berubah-ubah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jessica sebelum berstatus tersangka sebelumnya sudah menjalani prarekonstruksi di lokasi yang sama. Saat itu polisi juga menghadirkan rekan Mirna, Hani yang ikut dalam pertemuan 6 Januari.

Saat itu Mirna yang datang paling terakhir langsung meminum es kopi Vietnam yang dipesankan Jessica.

"Oh my God, its so bad…," kata Mirna usai menyeruput kopi, seperti ditirukan rekannya, Hani, pada Senin (11/1/2016).

Saat itu, Mirna menurut Hani sempat mengibas-ngibaskan tangannya di depan mulutnya. Saat itu, Mirna juga menyorongkan kopi ke Jessica di sebelah kanannya. Sama seperti Mirna, Jessica mengibas-ngibaskan tangan saat mencium kopi itu.

Mirna sempat ditolong ke klinik di Grand Indonesia dan langsung dibawa ke RS Abdi Waluyo. Namun nyawa Mirna tidak terselamatkan. (fdn/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads