Mau Kabur, Nelayan dengan Pukat Harimau Berhasil Ditangkap di Simeuleu

Mau Kabur, Nelayan dengan Pukat Harimau Berhasil Ditangkap di Simeuleu

Agus Setyadi - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2016 04:15 WIB
Mau Kabur, Nelayan dengan Pukat Harimau Berhasil Ditangkap di Simeuleu
Ilustrasi - Ikan hasil tangkapan nelayan (Foto: Hasan Alhabshy)
Banda Aceh - Polisi Air (Polair) Polres Simeulue menangkap satu unit boat nelayan yang menggunakan pukat harimau. Saat hendak dibekuk, kapten dan Anak Buah Kapal (ABK) hendak melarikan diri dengan memotong jaring pukat.

Kapolres Simeulue, AKBP Edi Bastari, mengatakan, penangkapan boat nelayan berukuran enam Gross Tonnage (GT) itu berawal dari informasi nelayan di perairan Simuelue. Boat asal Banda Aceh itu disergap sekitar dua mil dari bibir pantai Sinabang, ibukota Simeulue.

"Penangkapan dipimpin Kepala Bidang Operasi (KBO) Polair Polres Simeulue dan dibantu nelayan setempat," kata Edi, Jumat (5/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penangkapan boat nelayan itu dilakukan pada Kamis (4/2) sekitar pukul 23.00 WIB. Begitu mengetahui polisi datang, kapten dan ABK yang berjumlah lima orang berusaha kabur. Mereka memotong jaring pukat.

Meski boat berukuran kecil, namun memiliki sejumlah peralatan canggih seperti GPS. Alat tersebut digunakan untuk mengetahui titik yang paling banyak ikan.

Kelima awak kapal adalah D (56) asal Sibolga yang bertugas sebagai kapten, M (40) warga Simeulue, dan En (34), AP (30), WS (45). Ketiganya merupakan asal Sumatera Utara. Mereka hingga kini masih diperiksa polisi.

"Mereka masih kita mintai keterangan," jelas Edi. (imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads