"Sudah dari kemarin mencoba bagaimana pemda setempat untuk bisa lebih mengutamakan, kedepankan dialog. Bagaimanapun mereka bagian dari saudara sebangsa setanah air," ujar Lukman Hakim ketika ditemui di acara Silaturahmi Nasional PPP di Asrama Haji, Jumat (5/2/2016).
Lukman mengatakan, bagaimanapun juga, penganut Ahmadiyah itu bagian dari saudara-saudara sebangsa. Meski begitu, dia sendiri mengakui bahwa masalah terkait Ahmadiyah ini tidak dapat diselesaikan secara sederhana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solusi dialog diharapkan menjadi medium pemahaman dalam kehidupan bersama sebagai sesama warga negara. Peran pemerintah daerah diharapkan bisa menyelesaikan masalah pengusiran penganut Ahmadiyah itu.
"Jadi inilah memang yang seharusnya antarwarga masyarakat bisa lebih memahami satu dengan yang lain. Saya berharap mudah-mudahan ini bisa segera diselesaikan oleh pemerintah daerah," tutur Lukman.
Upaya penyelesaian kasus ini akan melibatkan kolaborasi kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
"Ini kan lebih kepada kewenangan Kementerian Dalam Negeri kan, kaitannya hubungan pemerintah pusat dan daerah. Kalau saya kan lebih pada yang terkait dengan keagamaan," tutupnya.
Sebelumnya Mendagri Tjahjo Kumolo telah memerintahkan anak buahnya untuk datang langsung ke lokasi. Tjahjo juga memastikan tidak ada pengusiran dari warga Sungai Liat, Bangka, kepada para penganut Ahmadiyah. Namun konflik apa yang sesungguhnya terjadi, Tjahjo belum dapat memastikan. (tor/tor)











































