Mengintip Persiapan Panitia Nasional Sambut Gerhana Matahari Total 2016

Gerhana Matahari Total di Indonesia

Mengintip Persiapan Panitia Nasional Sambut Gerhana Matahari Total 2016

Rachmadin Ismail - detikNews
Jumat, 05 Feb 2016 17:03 WIB
Mengintip Persiapan Panitia Nasional Sambut Gerhana Matahari Total 2016
Rapat koordinasi LAPAN (Foto: Rachmadin Ismail/detikcom)
Jakarta - Panitia Nasional Gerhana Matahari Total Indonesia 2016 terus bersiap menyambut Gerhana Matahari Total 9 Maret mendatang. Mulai dari komunitas, instansi pemerintah sampai tim pendukung lainnya siap memeriahkan momen langka tersebut.

Dalam rapat persiapan yang digelar di kantor LAPAN Bandung, Jl Djunjunan, Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/2/2016) kemarin, sejumlah unsur sibuk mempersiapkan rencana penelitian dan live streaming untuk Gerhana Matahari nanti. Ada tim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Telkom, Kementerian Komunikasi dan Informatika, PT Pos Indonesia, termasuk juga tim dari observatorium Bosscha, Imah Noong, hingga komunitas astronomi seperti Langit Selatan dan Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ).

Rapat koordinasi LAPAN (Foto: Rachmadin Ismail/detikcom)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua panitia nasional, Clara Yono Yatini, menjelaskan rapat persiapan kali ini membahas koordinasi antar peneliti dan pihak terkait. Tim akan melakukan penelitian di sejumlah titik di Indonesia.

"Ini koordinasi saja, untuk memudahkan proses pemantauan dan live streaming nanti," terang Clara kepada detikcom.

Dalam rapat tersebut, setiap instansi dan komunitas melaporkan persiapan masing-masing sebelum hari H. Tim juga mendata lokasi dan titik koordinat pemantauan di masing-masing daerah.

Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin sebelumnya mengatakan, pengamatan akan dilakukan di 11 provinsi. Mulai dariย  Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Babel, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara.

Selain pengamatan, LAPAN juga bekerjasama dengan Kemendikbud dan Kementerian Pariwisata untuk melakukan edukasi dan promosi wisata gerhana. Pemerintah memperkirakan akan ada lima juta wisatawan lokal yang menikmati gerhana 2016 di 11 lokasi di Indonesia. Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menargetkan 100 ribu turis asing dari mancanegara datang menyaksikan gerhana di Indonesia. Lewat promosi Kemenpar, saat ini hunian hotel di lokasi-lokasi tersebut sudah nyaris terisi penuh. (mad/slh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads