15 Mahasiswa Bandung Mogok Makan Tolak Kenaikan BBM

15 Mahasiswa Bandung Mogok Makan Tolak Kenaikan BBM

- detikNews
Rabu, 09 Mar 2005 12:39 WIB
Bandung - Sedikitnya 15 mahasiswa menggelar aksi mogok makan. Aksi ini sebagai bentuk lain penolakan mahasiswa Bandung terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Posko aksi yang melibatkan tujuh elemen mahasiswa ini didirikan di pinggir jalan depan pagar Gedung Sate, Jl Diponegoro, Bandung, Rabu (9/3/2005). Posko juga dipasangi bendera merah putih pada pagar Gedung Sate."Nanti akan ada solidaritas lanjutan dari kawan-kawan lainnya," ujar Mako Koordinator aksi mogok makan.Menurutnya kenaikan harga BBM merupakan tindakan sewenang-wenang pemerintah. Termasuk penangkapan aktivis Monang J Tambunan di Palu saat melakukan aksi yang sama. "Ini mengingatkan kita pada rezim orde baru," berang Mako. Lebih lanjut Mako menegaskan aksi ini tidak terbatas kapan waktunya akan berakhir.Kombespol Polwiltabes Kota Bandung Sulistiyono didampingi beberapa ajudannya terlihat mendatangi posko mogok makan."Kalau mengganggu segera kita tindak," tegasnya.Dalam posko yang terbuat dari tenda doom biru ini juga dibentangkan spanduk bertuliskan "Mogok makan menolak kenaikan harga BBM" serta "Sita dan adili koruptor". Untuk mempertegas aksinya para mahasiswa memakai masker kain penutup mulut warna hijau muda bertuliskan "Batalkan kenaikan harga BBM".Aksi ini dilakukan oleh beberapa elemen mahasiswa diantaranya GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia), HMR (Himpunan Mahasiswa Revolusioner), Galib (Gerakan Aktivis Lingkungan Bandung), Gebrak (Gerakan Bersama Rakyat) dan FKMJ (Forum Komunikasi Mahasiswa Jatinangor). (ism/)


Berita Terkait