"Kalau cukup modal pastilah sangat cukup. Pak Yusril tokoh nasional, pengalaman panjang di birokrasi dan pemerintahan, pernah jadi Mensesneg, Menteri Kehakiman, ketua umum partai, kepiawaian beliau dalam bidang hukum sangatlah diperhitungkan," kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (4/2/2016).
Hidayat juga menyebut ada semacam modal moral yang lebih besar yakni kemenangan kakak Yusril, Yuslih IB, di Pilkada Belitung Timur mengalahkan adik Ahok, Basuri Tjahaja Purnama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara prinsip beliau punya modal dan kans untuk maju di Pilgub DKI , dan itu suatu alternatif yang akan meramaikan," kata Hidayat yang pernah maju sebagai cagub DKI tahun 2012 silam ini.
Namun menurut Hidayat PKS belum mengambil keputusan soal cagub DKI. PKS punya sejumlah nama dari internal dan eksternal untuk diusung di Pilgub DKI.
"Dari internal antara laian Pak Nurmahmudi Ismail, Pak Suswono, Bang Sani, eksternal antara lain Pak Adhyaksa Adault, paling populer Pak Ridwan Kamil. Itu nama-namanya, tentu belum final karena semua proses belum dilakukan. PKS sendiri kami tidak bisa mengusung sendiri jadi kami harus berkoalisi mengusung calon gubernur dan wagub DKI," pungkasnya.
(van/nrl)











































