Salah satunya datang dari pengurus harian Munas Riau, Wati Amir. Perempuan paruh baya ini menyampaikan kegembiraannya saat mendapat kesempatan untuk berbicara dengan mik.
"Saya begitu lihat mas Agung dan Pak Ical rangkulan di TV, saya menangis. Saya begitu terima undangan rapat ini ingin segera cepat-cepat," ujar Wati dengan penuh semangat di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli, Jakarta Barat, Kamis (4/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar itu, baik Ical maupun Agung tersenyum melihat semangatnya yang menggebu-gebu. Bahkan Agung sempat memperagakan kiss bye kepada seluruh pengurus yang hadir sambil tertawa.
Wati yang tidak sempat memperhatikan itu tetap mengungkapkan kegembiraannya bisa bertemu kembali dengan Agung Laksono. Sebab dia menyebut sudah mengenal Agung sejak 30 tahun silam.
"Saya tadi pas ketemu langsung salim loh tadi. Saya sudah kenal mas Agung sejak 30 tahun yang lalu sejak msih kecil sampai sekarang jadi politikus melanjutkan cita-cita ayahnya," lanjutnya.
"Saya bangga Golkar sudah rekonsiliasi, jangan lupakan Dewan Pertimbangan kita Akbar Tandjung. Kita bicara yang manis-masis lah. Ibaratnya kita sudah putus, sekarang nyambung lagi," kata Wati.
Dia juga berharap ada menghadirkan perempuan sebagai bagian dari SC dan OC dalam panitia munas kelak. Mereka semua berharap keakraban kedua kubu ini berlangsung abadi tanpa ada perpecahan lagi. (aws/tor)










































