Para jamaah yang menggunakan jasa penyelenggara umroh itu tiba di Kuala Lumpur, sejak Rabu (3/2/2016) kemarin dengan menggunakan pesawat AirAsia.
Astrid, salah satu putri pasangan suami-istri yang dalam rombongan ini, Rauf (55) dan Muftiha (50), yang dihubungi detikcom, menyebutkan bahwa orangtuanya telah membayar biaya Rp 17 juta sejak setahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Istimewa |
"Informasinya tertahan karena pihak travel kehabisan biaya. Dari awal kita curiga, sebab jadwal keberangkatan seharusnya pada November 2015 lalu, tetapi baru akan diberangkatkan pada Februari ini," ujar Astrid.
Saat ini pihaknya masih berupaya mencari kantor travel di sekitar jalan Manggarupi, Kab. Gowa, Sulsel, guna mempertanyakan nasib kedua orangtuanya yang terlantar di bandara Kuala Lumpur.
Foto: Istimewa |
"Kami baru tahu belakangan kalau perusahaan tur umrah ini juga pernah bermasalah. Kita daftar di situ karena direkomendasikan keluarga, makanya percaya," tambah Astrid.
Hingga kini, belum ada keterangan dari pihak penyelenggara terkait peristiwa jamaahnya yang telantar di Kuala Lumpur. (mna/trw)











































Foto: Istimewa
Foto: Istimewa