Hal itu membuat Pemkab Purwakarta menambah waktu pertunjukan yang semula hanya setiap hari Sabtu kini ditambah dengan hari Jumat. Setiap harinya masyarakat bisa menonton pertunjukan tersebut sebanyak dua kali dalam satu hari.
"Sekarang malam Sabtu masyarakat bisa nonton air mancur. Malam minggu-nya tetap ada juga seperti biasa," jelas Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi saat berbincang dengan detikcom, Kamis (4/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Air mancur di Taman Sri Baduga (dok detikcom) |
Untuk ketertiban, warga yang akan menonton harus masuk dari pintu gerbang utama yang berada di sisi timur dan keluar dari pintu utama sebelah barat. Selain itu warga yang menonton pun dilarang membawa makanan dan menyalakan rokok.
"Tidak usah khawatir untuk makanan, karena pulangnya nanti di depan akan ada 20 tukang sate maranggi yang berjualan. Dan lagi itu demi menjaga kebersihan lingkungan juga," ucapnya.
Seperti diketahui, sejak dilakukan peresmian tahap dua pada awal Januari 2016 Taman Air Mancur Sri Baduga yng berada di kawasan Situ Buleud menjadi destinasi unggulan Kabupaten Purwakarta.
Setiap kali pertunjukan lokasi tersebut selalu dipenuhi oleh warga yang ingin menontonnya. Tidak hanya masyarakat Purwakarta, beberapa penonton pun banyak yang datang dari luar seperti Karawang, Subang, Bandung, Jakarta, bahkan hingga dari luar pulau Jawa. (trw/trw)












































Air mancur di Taman Sri Baduga (dok detikcom)