Personel Bareskrim itu berjalan kaki dari RSCM Kencana menuju RSCM utama, Jl Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016) sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka ditemani 5 staf dan dokter RSCM.
![]() |
Belum ada keterangan dari Bareskrim dan RSCM akan hal ini. Penggeledahan berlangsung tertutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Surya Fana dalam pesan singkat membenarkan akan adanya penggeledahan di RSCM. "Iya ada geledah," ujar Umar.
Penggeledahan ini menyedot perhatian pengunjung dan pasien yang berobat di RSCM. Namun aktivitas berobat tetap normal.
![]() |
Pada 29 Januari lalu, Direktur Utama RSCM C.H. Soejono, memastikan tidak ada praktik jual beli organ tubuh di rumah sakitnya. Operasi transplantasi juga diawasi ketat.
"Perdagangan ginjal atau organ tubuh lainnya saya sendiri tidak tahu, tetapi yang terjadi dan berkembang di media massa itu ada 3 orang tersangka. Kami pihak RSCM menegaskan tidak terlibat dalam proses jual beli organ tubuh," ujar Soejono. (nwy/nrl)













































