Bareskrim Geledah RSCM Terkait Kasus Jual Beli Ginjal

Bareskrim Geledah RSCM Terkait Kasus Jual Beli Ginjal

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 04 Feb 2016 11:43 WIB
Bareskrim Geledah RSCM Terkait Kasus Jual Beli Ginjal
Foto: Jabbar Ramdhani
Jakarta - 10 Polisi yang mengenakan pakaian hitam-hitam bertuliskan Bareskrim datang ke RSCM Kencana. Mereka akan menggeledah RSCM terkait kasus dugaan jual beli ginjal.

Personel Bareskrim itu berjalan kaki dari RSCM Kencana menuju RSCM utama, Jl Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016) sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka ditemani 5 staf dan dokter RSCM.



Belum ada keterangan dari Bareskrim dan RSCM akan hal ini. Penggeledahan berlangsung tertutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat ada 1 personel Bareskrim yang keluar dari RSCM Kencana dan menuju mobilnya. Dia mengeluarkan wadah plastik dan masuk lagi ke dalam RSCM. Tidak ada keterangan yang bisa didapat dari personel Bareskrim ini.

Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Surya Fana dalam pesan singkat membenarkan akan adanya penggeledahan di RSCM. "Iya ada geledah," ujar Umar.

Penggeledahan ini menyedot perhatian pengunjung dan pasien yang berobat di RSCM. Namun aktivitas berobat tetap normal.

Pada 29 Januari lalu, Direktur Utama RSCM C.H. Soejono, memastikan tidak ada praktik jual beli organ tubuh di rumah sakitnya. Operasi transplantasi juga diawasi ketat.

"Perdagangan ginjal atau organ tubuh lainnya saya sendiri tidak tahu, tetapi yang terjadi dan berkembang di media massa itu ada 3 orang tersangka. Kami pihak RSCM menegaskan tidak terlibat dalam proses jual beli organ tubuh," ujar Soejono. (nwy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads