Ketua Golkar: Jika Troublemaker Dipaksakan Jadi Panitia Munas, Masalah!

Ketua Golkar: Jika Troublemaker Dipaksakan Jadi Panitia Munas, Masalah!

Indah Mutiara Kami - detikNews
Kamis, 04 Feb 2016 11:07 WIB
Ketua Golkar: Jika Troublemaker Dipaksakan Jadi Panitia Munas, Masalah!
Ahmadi Noor Supit. Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Isu soal duet Nurdin Halid dan Yorrys Raweyai yang dipaksakan menjadi panitia marak menjelang Munas Golkar. Peringatan pun datang dari internal partai sendiri.

Ketua DPP Golkar hasil Munas Riau, Ahmadi Noor Supit menuturkan bahwa cikal bakal konflik Golkar datang dari keputusan yang tidak demokratis. Keputusan dinilai hanya diambil segelintir orang.

"Dulu kan Golkar jadi pecah dianggap karena pengambilan keputusan tidak melibatkan anggota. Kalau itu diulangi, kan sama juga bohong," kata Supit saat dihubungi, Kamis (4/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Supit menegaskan bahwa Munas yang dinisiasi bersama ini bisa sukses jika panitianya dibentuk bersama di rapat pleno. Dia pun meminta agar pembuat masalah di partai tidak ditunjuk jadi panitia.

"Akan jadi masalah kalau memaksakan nama yang dianggap troublemaker-nya," ujar Supit yang hanya tertawa saat ditanya siapa 'troublemaker' yang dia maksud.

Tokoh yang juga menjabat sebagai waketum di kepengurusan Golkar hasil Munas Bali ini mengakui bahwa perpecahan berangkat dari Munas Bali. Oleh sebab itu, kepanitiaannya tidak boleh diulang.

"Mestinya begitu karena Bali mengakubatkan pecahnya ini. Sebaiknya kepanitiaan itu tidak diulang," ungkap Ketua Komisi XI DPR ini.

Soal duet dengan Nurdin Halid sebagai SC dan OC munas ini memang sudah diungkap oleh Yorrys. Namun Yorrys menyebut duet itu baru wacana yang dibicarakan di sela nonton tenis di Australia.

"Ketua penyelenggara Pak Theo (Theo L Sambuaga), ketua steering committee Nurdin Halid, ketua OC saya. Tapi itu baru wacana, baru nanti dilempar tanggal 4 pertemuan itu," kata Yorrys saat dihubungi Selasa (2/2) kemarin. (imk/tor)


Berita Terkait