"Asalkan itu adalah yang terbaik untuk masyarakat desa, pasti kita dukung. Dan kita akan saling bersinergi untuk ini," kata Mendes PDTT Marwan Jafar saat menerima kunjungan BKKBN di kantornya, seperti dilansir website Kemendes PDTT, Rabu (3/2/2016).
"Kalau BKKBN butuh data tentang desa, akan kita berikan. Kalau soal data desa, memang sudah tepat datang ke sini. Selama itu untuk kepentingan masyarakat desa, pasti akan kita bantu," lanjutnya.
Marwan menjelaskan, pihaknya membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada BKKBN untuk mengakses informasi dan data terkait program Kampung KB. Tidak hanya BKKBN, Marwan juga mempersilakan kepada kementerian dan lembaga mana pun untuk mengakses data yang sama selama itu untuk kemajuan desa di Indonesia.
Program Kampung KB adalah program BKKBN yang akan dibangun di lokasi padat penduduk. Selain untuk menekan pertumbuhan populasi, program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai informasi, tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia saat ini mencapai 1,49 persen. Ini tidak sebanding dengan target pemerintah yang berupaya menekan populasi menjadi 1,1 persen.
"Program KB katakanlah saat ini menurun, jadi harus ada yang menggalakkan. Presiden juga menekankan sekali, bahwa kita harus kerja keras untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk," jelas Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty di kantor Kemendes PDTT. (rna/miq)











































