"Kami penyidik terus mencari dan mengumpulkan alat bukti, termasuk dari mana racun itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Sementara itu, Iqbal juga belum bisa menjelaskan bagaimana Jessica memasukkan racun sianida itu ke dalam kopi Mirna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Iqbal mengatakan, penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat ini masih memfokuskan pada penguatan alat bukti yang sudah ada.
"Penyidik sedang fokus pada penguatan alat bukti yang ada maupun alat bukti lain yang sedang kami kumpulkan. Untuk memperkuat nanti perkara yang akan kami ajukan ke JPU," katanya.
Ia menambahkan, alat bukti yang sudah ada diperkuat agar saat proses persidangan nanti tidak mudah terpatahkan.
"Keyakinan JPU harus kami yakinkan, sehingga tidak terbantahkan hingga peradilan," tutupnya. (mei/dra)











































