Jessica resmi ditahan sejak Sabtu 30 Januari 2016. Ia berkompromi dan meminta agar ditahan di ruangan tersendiri. Permintaan Jessica dikabulkan tim penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.
Ia akhirnya menghuni sel tahanan Blok A. Jessica ditempatkan di sel khusus ini agar terhindar dari sasaran bullying tahanan lainnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga psikologis Jessica. Di dalam bui, Jessica mendapat perlakuan yang baik. Kesehatannya juga diperiksa rutin. Namun, Jessica hanya kurang nafsu makan. Menu makanan Jessica disiapkan oleh penyidik.
Selain menjalani pemeriksaan, tidak banyak aktivitas yang dilakukan Jessica di dalam bui. Ia mengisi hari-hari nan panjang, salah satunya dengan membaca buku.
Begini aktivitas Jessica di bui:
1. Membaca
|
Foto: Pool
|
"Ya dia baca-baca majalah saja, majalah-majalah perempuan seperti itu," ujar Direktur Tahanan dan Titipan (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (2/1/2016).
Menurut Barnabas, kondisi fisik Jessica sehat.
2. Terlelap
|
Foto: dok.Subdit Jatanras Polda Metro
|
"Ya paling tidur saja," kata Direktur Tahanan dan Titipan (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (2/1/2016).
Jessica sebelumnya mengaku sulit tidur. Ia terkadang minum obat tidur agar bisa terlelap.
3. Melepas Kangen
|
Foto: Mei Amelia
|
Pada Selasa kemarin, Jessica dijenguk kuasa hukumnya Yudi Wibowo Sukinto. Yudi yang juga sepupu Jessica ini membawakan nasi padang kesukaan saudaranya itu. "Saya mau jenguk saja, ini bawa nasi padang. Iya dia memang suka nasi padang," kata Yudi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Pantauan detikcom, Yudi bergegas masuk ke dalam tahanan dan hanya 5 menit dia ada di dalam tahanan.
Jessica juga sebelumnya menerima kunjungan dari Ibundanya, Imelda. Imelda membawakan makanan kesukaan Jessica. Ia berpesan agar putri bungsunya itu tetap kuat menghadapi proses hukum kasus pembunuhan Mirna yang diracun sianida.
"Mamanya besuk saja, kangen-kangenan saja. (Berpesan) ya paling yang kuat, yang tabah gitu saja," ujar pengacara Jessica, Yayat Supriatna yang mendampingi Imelda saat menjenguk ke tahanan Mapolda Metro Jaya, Senin (1/2/2016).
Ibu dan anak ini bertemu sekitar 3 jam di ruangan penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. "Dia ceritanya sama mamanya. Kami ketemu lumayan lama, 2-3 jam lah," imbuh Yayat.
Halaman 2 dari 4











































