ADVERTISEMENT

Temui Ketua MA, AAI Minta Pengambilan Sumpah Advokat Diawasi Ketat

Rivki - detikNews
Selasa, 02 Feb 2016 19:36 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Ketua Assosiasi Advokat Indonesia (AAI)  Muhammad Ismak, bertemu dengan Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali sore tadi. Keduanya membicarakan tentang pengawasan terhadap praktik pengambilan sumpah calon advokat di Pengadilan Tinggi (PT).

Pembicaraan itu menindaklanjuti surat keputusan Ketua MA No 73 yang menyatakan, penyumpahan terhadap advokat boleh dilakukan tanpa memandang latar organisasi. Ismak meminta MA, untuk lebih ketat mengawasi praktik sumpah advokat di tingkat PT Guna menghindari adanya penyimpangan prosedur.

"MA harus aktif melakukan pemeriksaan apakah calon advokat telah memenuhi syarat dan melalui prosedur yang benar sebelum diambil sumpahnya," tegas Ismak usai temui Ketua MA, dalam siaran pers kepada detikcom, Selasa (2/2/2016).

Ismak menjelaskan prosedur yang harus dilalui bagi seorang calon advokat sebelum diambil sumpahnya yaitu pertama calon advokat harus lulus ujian, dan menjalani magang selama 2 tahun.

"Semua itu harus sesuai alurnya jangan sampai ada yang disumpah dulu lalu melaksanakan magang atau selainnya. Ini jelas akan merugikan masyarakat karena setelah diambil sumpah maka seorang advokat sudah bisa melaksanakan profesinya," tambahnya.

Dia juga menemukan adanya penyalahgunaan dari surat keputusan MA tersebut. "Ada kasus, sejak dikeluarkannya Surat Keputusan MA ini ada advokat yang diambil sumpahnya terlebih dahulu baru menlaksanakan magang. Ini jelas melanggar UU advokat," tegasnya.

AAI sendiri bersedia untuk membantu Mahkamah Agung dalam melakukan sosialisasi surat keputusan ketua MA menangani pengambilan sumpah sehingga mutu dan kualitas advokat Indonesia bisa terjaga. Selain meminta agar MA melakukan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan pengambilan sumpah advokat, AAI juga meminta institusi tertinggi pengadilan tersebut untuk memberikan peluang kepada AAI memanfaatkan Pos Bantuan Hukum di seluruh pengadilan dapat dimanfaatkan kader mereka. (rvk/bpn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT