"Mengenai pendidikan nanti akan kita berikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP). Karena sekarang mereka tidak memiliki rapor, Kemendikbud berusaha untuk mendapatkan solusi, jadi mereka dites tidak berdasarkan umur tapi dengan pola berpikir," kata Menko PMK, Puan Maharani kepada wartawan di Gedung Kementerian PMK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Selasa (2/2/2016).
Puan mengatakan, khusus bagi anak-anak yang saat ini akan melaksanakan ujian, nantinya akan mendapatkan kekhususan. Pengkhususan tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh Kemendikbud.
"Sementara kementerian Sosial sudah melakukan pembinaan dan melengkapi kebutuhan sandang pangan, dan edaran lanjutan solusi pembinaan kembali secara baik," jelas Puan.
"Kementerian PPA sudah memberikan penyuluhan terhadap anak-anak dan perempuan supaya mereka tidak trauma dan kembali ke kehidupan normal," sambungnya. (rni/dra)











































