Kisah Roby dari Guru Agama Jadi Tenaga Ahli Anggota DPR

Aditya Mardiastuti, - detikNews
Selasa, 02 Feb 2016 12:38 WIB
Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Jakarta - Menjadi Tenaga Ahli (TA) anggota dewan tak selalu mudah. Banyak hal baru yang harus dikerjakan oleh mereka.

Salah satunya kisah dari Roby Setyawan (33). Tadinya Roby adalah seorang guru agama di sekolah swasta di Kalimantan Selatan.

"Kebetulan saya dari pendidikan guru pernah mengajar TK, guru SD dan SMA. Memang awalnya bermula kegiatan politik di PDI-P, bantu kaderisasi. Kebetulan Pak Muhammad Dardiansyah ini PAW Pak Ardiasnyah, pencalegan kami yang mengurusi Alhamdulilah beliau jadi anggota," kata Roby di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2016).

Roby kemudian menceritakan tugasnya secara umum. Ia menjelaskan bahwa tugasnya memberikan masukan mengenai program-program kementerian yang terkait mitra Komisi IV.

"Kebetulan bapak di Komisi IV, contoh program pertanian kita biasanya diskusi dengan anggota apa aja yang diperlukan sebagai bahan untuk bahan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Juga memberikan arahan kepada anggota agar dalam rapat itu aspirasi yang terdapat di dapil dibawa," imbuhnya.

Terkadang ia pun harus pulang larut malam untuk menyelesaikan tugas dan menyiapkan bahan untuk atasannya. Tak hanya itu ia juga merasa sedih bila idenya tidak bisa bisa direalisasi. Namun ada pula pengalaman seru yang ia alami ketika melaksanakan tugasnya di dapil.

"Reses kita nggak mungkin libur kalau ke dapil. Dapil di Kalimantan Selatan ada 8 kabupaten. Jalan darat sudah bagus, paling kalau wilayah ada yang naik kapal atau speedboat jadi seru. Awalnya naik speedboat muntah sekarang enggak," ujarnya.

Roby mengaku bila TA memiliki peran ganda baik di parlemen atau di dapil. Namun pekerjaan ini selalu ia syukuri karena ada kebanggaan tersendiri apabila aspirasi dapilnya tersampaikan.

"Bangga pada anggota (dewan) saya karena beliau figur dari orang desa bisa duduk di parlemen. Ada kebahagiaan yang tak ternilai bisa membantu masyarakat," pungkasnya. (dra/dra)