"Dipajangnya sudah dari setengah jam yang lalu, di dekat pintu keluar. Kayaknya memang sengaja dipajang di situ supaya pengunjung stasiun bisa melihat si pelaku," ujar seorang penumpang, Jony Sitorus, kepada pasangmata.com, Senin (1/2/2016).
Jony mengatakan, pria tersebut berumur sekitar 20 sampai 30 tahun. Jony tidak tahu persis, pelecehan seksual yang dilakukan oleh pria tersebut. Dia pun sempat bertanya ke petugas mengenai kesalahan dari pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria tersebut dipajang disertakan tulisan 'Pelaku pelecehan seksual' yang dikalungkan ke lehernya. Selain itu, dia harus mengucapkan kata-kata 'saya pelaku seksual' dengan keras supaya penumpang bisa mendengarnya.
Menurut Jony, hal seperti ini perlu dilakukan supaya para pelaku yang lain bisa jera. "Saya setuju banget kalau dihukum seperti ini, daripada dipukulin mending dipajang kayak gini supaya dia disanksi sosial," tutup Jony. (rvk/trw)











































