Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Makassar, 7 Orang Diringkus Polisi

Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Makassar, 7 Orang Diringkus Polisi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 01 Feb 2016 07:19 WIB
Ilustrasi (Ilustrator: Mindra Purnomo)
Makassar - Dua kelompok pemuda, masing-masing asal Bima dan Mamoa terlibat bentrokan. Ada 7 orang yang diringkus polisi dalam peristiwa ini.

Bentrokan ini terjadi di kawasan rumah kos mahasiswa di Jalan Mamoa Raya, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu (31/1/2016) pukul 22.00 Wita. Kedua kelompok pemuda ini terlibat perang batu dan senjata tajam.

Bentrokan dua kelompok ini berhasil diantisipasi anggota Unit Reskrim Polsek Temalate. Ada 7 orang mahasiswa asal Bima yang diringkus untuk dimintai keterangan yakni Hatta (23), Odin (25), Ofan (25), Faisal (25), Irmansyah (23), Iwan Priyono (19) dan Haerul Anas (23).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi juga menyita barang bukti berupa 2 pedang samurai, 3 golok, 2 pelontar dan beberapa anak panah. Satu unit sepeda motor milik mahasiswa Bima yang dirusak lawannya juga disita polisi dari lokasi.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung menyebut, keributan dua kelompok ini dipicu saat salah seorang mahasiswa Bima bernama Arlan dipalak dan dianiaya oleh kelompok pemuda di Jalan Mamoa.

Rekan-rekan Arlan yang sedang berkumpul di asrama tidak terima dengan aksi pemalakan tersebut dan melakukan serangan balasan pada kelompok pemuda Mamoa. Saat kawanan mahasiswa asal Bima yang berjumlah sekitar 20 orang tersebut berjumpa dengan lawannya, langsung terjadi perang batu dan aksi kejar-kejaran yang menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi bentrokan.

"Pihak Polsek Tamalate sudah melakukan antisipasi bentrok susulan dengan melakukan penjagaan dan penyisiran di asrama mahasiswa dan wilayah kelompok pemuda di Jalan Mamoa. Sementara ini (situasi) sudah kondusif," jelas Frans. (mna/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads