Bentrokan ini terjadi di kawasan rumah kos mahasiswa di Jalan Mamoa Raya, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu (31/1/2016) pukul 22.00 Wita. Kedua kelompok pemuda ini terlibat perang batu dan senjata tajam.
Bentrokan dua kelompok ini berhasil diantisipasi anggota Unit Reskrim Polsek Temalate. Ada 7 orang mahasiswa asal Bima yang diringkus untuk dimintai keterangan yakni Hatta (23), Odin (25), Ofan (25), Faisal (25), Irmansyah (23), Iwan Priyono (19) dan Haerul Anas (23).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung menyebut, keributan dua kelompok ini dipicu saat salah seorang mahasiswa Bima bernama Arlan dipalak dan dianiaya oleh kelompok pemuda di Jalan Mamoa.
Rekan-rekan Arlan yang sedang berkumpul di asrama tidak terima dengan aksi pemalakan tersebut dan melakukan serangan balasan pada kelompok pemuda Mamoa. Saat kawanan mahasiswa asal Bima yang berjumlah sekitar 20 orang tersebut berjumpa dengan lawannya, langsung terjadi perang batu dan aksi kejar-kejaran yang menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi bentrokan.
"Pihak Polsek Tamalate sudah melakukan antisipasi bentrok susulan dengan melakukan penjagaan dan penyisiran di asrama mahasiswa dan wilayah kelompok pemuda di Jalan Mamoa. Sementara ini (situasi) sudah kondusif," jelas Frans. (mna/hri)











































