Informasi yang diperoleh detikcom dari aparat kepolisian Polsek Parungkuda, jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah. Sebab, masih ada orang tua yang ingin membuat laporan namun masih ragu-ragu dan takut.
"Sampai hari ini korban bertambah dua orang lagi, dari asalnya yang sudah resmi laporan lima orang korban. Ini juga kita masih nunggu karena ada kabar orang tua korban lainnya akan membuat laporan," kata Kapolsek Parungkuda, Kompol Dede Suharja, kepada wartawan Minggu (31/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kepolisian, pihak Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Sukabumi ikut memantau perjalanan kasus pencabulan tersebut. Meski jumlah korban dibawah 10, KPAD mengkhawatirkan jumlahnya akan terus bertambah.
"Kita akan melibatkan Dinas Sosial untuk mendatangkan psikiater karena korbannya masih anak-anak. Kami khawatir kondisi psikis mereka tak stabil. Dengan adanya psikiater diharapkan bisa memulihkan kondisi mereka," terang Dian Yulianto, anggota KPAD. (ega/ega)











































