"Tempat paling aman bagi teroris itu di Indonesia. Karena mereka latihan di Suriah terus balik lagi ke Indonesia nggak kena UU. Oleh sebab itu harus direvisi UU nya," kata Gatot di Auditorium PTIK, Jl Tirtayasa, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2016).
Gatot menjelaskan, revisi UU Terorisme menjadi sangat urgent. Soal peranan TNI yang akan diatur di UU Terorisme yang baru nanti, Panglima TNI tak mempermasalahkan seberapa besar peranan yang diberikan kepada TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyebutkan bahwa proses pembahasan RUU Terorisme sudah hampir selesai. Sore ini akan diadakan rapat terakhir sebelum usulan revisi UU dibawa ke DPR.
"(Pembahasan revisi UU) Masih berjalan. Masih merumuskan di Menko Polhukam. Hari ini rapat terakhir finalisasi konsep revisi," tutur Badrodin. (kha/rvk)










































