Cuaca Diprediksi Buruk, Kemenhub: Tunda Pelayaran Hingga Kondisi Aman

Cuaca Diprediksi Buruk, Kemenhub: Tunda Pelayaran Hingga Kondisi Aman

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 27 Jan 2016 16:55 WIB
Cuaca Diprediksi Buruk, Kemenhub: Tunda Pelayaran Hingga Kondisi Aman
Dirjen Perhubungan Laut Bobby Mamahit (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - BMKG memprediksi adanya peluang gelombang tinggi di beberapa titik perairan Indonesia pada puncak musim hujan akhir Januari dan awal Februari 2016. Kapal penumpang diimbau untuk menunda pelayaran hingga keadaan benar-benar aman.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Bobby R Mamahit dalam jumpa pers bersama BMKG di Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (27/1/2016).

"Laporan dari BMKG memang di beberapa wilayah Indonesia terjadi cuaca kurang baik," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guna mengantisipasi kecelakaan kapal yang disebabkan cuaca ekstrem, Bobby telah memberi instruksi kepada Kepala Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Pelabuhan Batam, serta Kepala Kantor KSOP dan UPP.

Baca juga: Gelombang Tinggi 4 Meter Lebih Berpotensi Terjadi di Laut Cina Selatan

"(Instruksi mengenai) penundaan keberangkatan kapal, khususnya kapal penumpang atau kapal roro, jika dirasa cuaca yang ada akan membahayakan keselamatan pelayaran. Penundaan dilakukan hingga kondisi cuaca aman," bebernya

Bobby mengatakan, SPB (Surat Persetujuan Berlayar) hanya dapat diterbitkan jika kapal layak jalan. Buku sertifikat dan pengawakan kapal pun harus dilengkapi.

"Setiap pemberangkatan kapal wajib dilakukan pemeriksaan fisik ke atas kapal, guna memastikan penumpang tidak melebihi kapasitas yang dibuktikan dengan manifest," sambungnya.

Ia melanjutkan, apabila kondisi buruk terjadi pada saat kapal berlayar, ia meminta penumpang berlindung di tempat aman.

"Sebelum berlayar nakhoda harus merencanakan pertimbangan lokasi yang akan dipilih sebagai sandaran saat sedang berlayar," pungkasnya.

(edo/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads