Ditjen Perkeretaapian Petakan 127 Jalur KA Rawan Banjir dan Longsor

Ditjen Perkeretaapian Petakan 127 Jalur KA Rawan Banjir dan Longsor

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 27 Jan 2016 16:24 WIB
Ditjen Perkeretaapian Petakan 127 Jalur KA Rawan Banjir dan Longsor
Ilustrasi perlintasan kereta api (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah memetakan jalur kereta api rawan longsor dan banjir di wilayah Indonesia akibat perubahan cuaca buruk. Pihaknya juga telah antisipasi dengan menyiapkan tim reaksi cepat.

"Melihat beberapa kasus yang terjadi tahun lalu akibat tingginya curah hujan, kita sudah memetakan titik rawan sebagai upaya preventif, hasil verifikasi terdapat 127 titik rawan di wilayah Indonesia," ujar Dirjen Perkeretaapian M. Popik Montanasya dalam jumpa pers di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (27/1/2015).

Popik tak menjelaskan detail di mana saja 127 titik rawan tersebut, hanya disebutkan tersebar sepanjang Sumatera hingga Jawa. Tak hanya rawan longsor, ada juga titik yang rawan banjir akibat buruknya sistem drainase.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk di Jawa sendiri rawan akan longsor lantara kondisinya dekat daerah pegunungan,Β  sementara di Jabodetabek jalur perlintasan Manggarai-Bogor rawan tergenang banjir," paparnya secara singkat.

Popik mengatakan semua lokasi rawan telah dipantau oleh balai teknis perkeretaapian. Salah satunya dengan rutin melakukan pemeriksaan di lokasi tersebut.

"Selain itu jika terjadi longsor kami sudah siapkan tim reaksi cepat, kami siapkan enam kendaraan taktis yang dilengkapi penanganan lokasi rawan longsor. Hal ini sebagai langkah ansitipasi dari Ditjen Perkeretaapian," pungkasnya. (edo/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads