Ahok Bicara Soal Lurah di Sawah Besar yang Diduga Palsukan Absen

Ahok Bicara Soal Lurah di Sawah Besar yang Diduga Palsukan Absen

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 26 Jan 2016 17:34 WIB
Ahok Bicara Soal Lurah di Sawah Besar yang Diduga Palsukan Absen
Foto: Danu Damarjati/detikcom
Jakarta - Seorang lurah di Jakarta Pusat diduga melakukan kecurangan dalam mengisi daftar presensi melalui finger print. Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) pun angkat bicara mengenai lurah bernama Leo Tantino yang kini sudah distafkan itu.

Lurah yang ada di salah satu keluarahan di Kecamatan Sawah Besar tersebut sudah dicopot dari jabatannya. Dugaan pelanggarannya terbongkar usai jajaran Pemkot Jakarta Pusat melakukan inspeksi mendadak beberapa waktu lalu. Ahok menyebut keputusan si oknum lurah distafkan bukan hanya karena adanya pelanggaran kecurangan.

"Saya kira bukan cuma itu alasannya. macam-macam alasannya," kata Ahok di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Selasa (26/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu alasan pencopotan oknum lurah itu dari jabatannya, disebut Ahok, adalah karena banyaknya keluhan masyarakat terkait hal tersebut. Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan bahwa jajaran Pemprov DKI juga memasukan standar penilaian saat memutuskan mencopot Leo dari jabatannya itu.

"Kan keluhannya banyak. Mengatasi keluhannya masyarakat juga pelan. Itu semua ada penilaian. Kalau soal absen ya nggak harus gitu ini," ujar Ahok.

Ahok sudah mendengar alasan-alasan yang dikemukakan si oknum lurah. Sang gubernur tidak mau menerima alasan-alasan itu.

"Masing-masing kerja berapa malam, cuma jangan malsuin dong. Itu kan kejujuran. Kalau kamu masuk jam 1 pagi absen jam 9 nggak apa-apa asal sebut alasannya. Sabtu/Minggu kerja nggak apa-apa, tapi jangan bohongi dari pagi," tukas Ahok.

(elz/faj)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads