Seperti yang detikcom lihat di jalur busway Koridor 1 (Blok M-Kota), Senin (25/1/2016). Ada sejumlah lubang jalur tersebut.
Terutama saat menjelang Halte Dukuh Atas yang terletak di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat mengarah ke Blok M, Jakarta Selatan. Tidak hanya lubang-lubang, tetapi juga jalanan tersebut tampak retak dan tidak rata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi jalur busway yang rusak (Ayunda/detikcom) |
Ada jalur yang terbuat dari beton dan ada pula dari aspal biasa. Ini tentu saja berbahaya bila hujan deras turun yang memungkinkan tidak terlihatnya lubang-lubang tersebut.
Tidak jarang, genangan-genangan air kerap terlihat di sepanjang jalur khusus busway ini. Pemandangan itu jelas berbeda jika dibandingkan dengan jalur cepat dan lambat untuk dilalui kendaraan pribadi.
Selain itu, TransJ juga harus melewati jalur busway tidak merata yang tidak jarang menyebabkan kondisi bus miring. Memang sejumlah titik di kawasan Sudirman memang ada proyek pembangunan MRT (Mass Rapid Transit).
"Bahaya juga sih kalau busnya enggak ngerem (tetap dalam kecepatan normal atau agak ngebut) lewat sini. Sudah miring, enggak rata jalanannya, berlobang juga," ujar salah seorang penumpang bernama Vivi saat berbincang di dalam bus.
Karyawan swasta ini berharap jalur busway Koridor 1 yang melintasi jantung kota tersebut bisa segera diperbaiki agar memberikan kenyamanan bagi para penumpang TransJ. "Selain itu biar busnya juga enggak cepat rusak. Kalau dipaksa lewat jalan yang kayak gini terus kan bannya lama-lama bisa tipis," pungkasnya. (aws/hri)












































Kondisi jalur busway yang rusak (Ayunda/detikcom)